MEMBANGUN
GENERASI MUDA dengan MENEMUKAN KEARIFAN MELALUI KEBIKJASANAAN TIMUR
PENDIDIKAN
Hampir
semua segi kehidupan tidak ada yang tidak disentuh oleh pengaruh sciencedan teknologi. Kegagalan suatu
bangsa dalam mengantisipasi pengaruhnya akan membawa bencana dalam kehidupan
sosial dan politiknya. Salah satu yang akan menentukan nasib umat manusia
adalah menggunakan komputer yang telah masu ke generasi muda secara masif,
sagat mendalam dengan magnitudeintensitasnya
yang tak pernah terbayangkan dalam sejarah peradaban manusia.
Semenjak
dari sekolah dasar dan nantinya akan terrjadi sepanjang umur produktifnya,
siswa sudah mulai berkenalan dengan alat komunikasi seluler, komputer dengan
berbagai kemudahan untuk berkomunikasi, mendapatkan informasi, dan bermain virtual gamessehingga manusia menjadi
asyik, tapi berpontesi terjadi pendangkalan seperti sabuut yang
diombang-ambingkan ombak ditengah samudera informasi. Ditambah dengan berbagai
kemudahan yang diberikan oleh penyedia jaringan, teknologi ini akan sangat
menetukan bentuk peradaban masa depan.
Dengan
program latihan kaligrafi, kita bisa mengimbangi hiruk pikuk kesibukan dunia
maya, dan membawa anak – anak kita kembali membumi down to earth untuk menjalani kehidupan nyata dan memperbaiki
langkah demi langkah dengan pengaruh tanggung jawab sehingga bisa memanfaatkan
teknologi secara optimal, bukannya menjadi objek bagi pemasarannya.
KESEHATAN
Hasil
penelitian terakhir ilmu kedokteran menginformasikan bahkan sel kanker sudah
ada dalam diri setiap orang dan akan menjadi masalah manakala daya tahan tubuh
menurun. Peralatan eleoktonik dan laboratorium yang canggih hanya mampu
mendeteksi bagian gunung es yang muncul dipermukaaan saja. Masih banyak
ditambah lagi dengan masalah gen keturunan, mutu tanaman pangan, pola makan,
cara masak, bumbu penyedap, peralatan masak, kemasan, obt-obatan kimia,
semuanya menempatkan manusia sepanjang hidupnya harus mempertahankan dirinya
supaya bisa survive. Yang bisa
dilalukan hanya bagaimana memulai diri sendiri dan selanjutnya berdo’a supaya
selalu dalam perlindungan Tuhan.
Melalui
program ini kita bisa membangun gaya hidup sehat semenjak masa dini sehingga
menjadi kebiasaan sepanjang hidup!
BUDI
PEKERTI
Pembangunan
masyarakat di negara dengan penduduk 235 juta seperti Indonesia atau 1,1 miliar
di India dan 1,3 miliar di Tiongkok, dengan mengandalkan sepenuhnya pada
penegakan hukum, akan mengalami kesulitan dengan penyediaan sumber daya manusia
yang kompeten dan bersih seperti polisi, jaksa, penasihat hukum, hakim,
panitera, dan penjara. Karena itu, landasan pembangunan masyarakat harus
dimulai dari dalam diri manusia sendiri supaya tahu apa yang baik dan buruk
bagi dirinya, masyarakat, dan alam sekitarnya. Baru kemudian di bangun sistem
pengadilan untuk memberikan efek jera dan mendidik masyarakat.
KALIGRAFI
dan ILMU PSIKOLOGI
Meski kemajuan ilmu pengetahuan telah memberikan
manfaat berlimpah bagi manusia dalam mengatasi penderitaan fisik, tetap saja
penderitaan dalam hal emosi dan psikologis tidak berkurang, malah terus
bretambah. Berbeda dengan ilmu kedokteran yang dilengkapi dengan peralatan yang
bisa mendeteksi kondisi fisik pasien denga tepat dan bisa menulis resep untuk
obat, ilmu psikologi hanya boleh menggunakan koefisioner dan wawancara untuk
menegakkan diagnosis dan terapi. Hasilnya akan sangat tergantung pada bagaimana
kualitas interkasi antara psikolog dan klienya. Seperti hanya seorang tabib
yang memeriksa kondisi pasien dengan cara memegang nadi dipergelangan tangan,
maka yang diperlukan bukan tenaga otot, tapi perasaan. Kalau jarinya menekan
terlalu kuat, detaknya tidak bisa dirasakan. Kalau sentuhannya terlalu
mengambang, tidak kedengaran. Karena itu, ilmu psikologi memerlukan latihan
dalam menggunakan perasaan dan mendengar.
Latihan
kaligrafi seperti yang diajarkan di Fakultas Psikologi Universitas Pancasila
bisa sangat membantu seorang sikolog dalam hal ini. Kata – kata yang dipilih
sebagai media berlatih, bersifat inspiratif, mempunyai nilai edukatif universal
dalam memahami kehidupan sehingga bemanfaaat dalam mendidik dan
memperkembangkan diri untuk menjadi manusia yang mau terus belajar dan
menyempurnakan dirinya.
·
Manusia/Ren
digambarkan dengan dua kaki, simbol kebebasan. Kebebasan itu harus dikontrol
oleh suara hati.
·
Manusia
yang telah berhasil membina hatinya disebut Besar / Ta.
·
Kalau
terus mau belajar dan rendah hati bisa menjadi lebih besar lagi / Thay,
digambar dengan menambah titik dibawah.
·
Kalau
berhenti dan tidak mau membina diri, akan berubah menjadi Anjing/ Chien yang
ditandai dengan titik dia atas.
·
Meski
teru belajaar, tidak akan pernah bisa mengatasi Tuhan/Thian dan malahan bisa
menjadi Hantu/Yauw bila berhenti belajar.
·
Supaya
tidak merasa jatuh,manusia harus menjaga diri supaya selalu berda di Jalan
Tengah.
·
Manusia
yang terus membina diri akan menjadi pintar. Kata Pintar/Chung Ming digambar
secara urut mulai dari Kuping ( untuk mendengar ), Mata ( melihat ), Mulut (
memasukkan ) ke dalam Hati, Siang ( matahari ), Malam ( bulan ).
·
Makan
/ Zhe digambar sebagai gabungan kata “ baik ’’ dan “manusia”, artinya makan
harus baik untuk manusia. Bila ditambah dengan “bertangkar”, maka menjadi
“nasi”. Artinya kalau tidak ada nasi, orang baikpun akan bertengkar.
·
“mulut”
digabungkan dengan “padi” menghasilkan ‘harmoni”.
·
Kata
bahaya / Wei digambar sebagai tempat dimana di atas ada petir dan dibawah ada
ular berbisa. Peluang/Ie, digambae sesuatu yang besar tertutup tirai dan ada
kunci. Gabunganya menjadi kata krisis/Wei-jie.
( jusuf sutanto )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar