Sabtu, 28 November 2015

membangun generasi muda dengan kearifan timur



MEMBANGUN GENERASI MUDA dengan MENEMUKAN KEARIFAN MELALUI KEBIKJASANAAN TIMUR
PENDIDIKAN
            Hampir semua segi kehidupan tidak ada yang tidak disentuh oleh pengaruh sciencedan teknologi. Kegagalan suatu bangsa dalam mengantisipasi pengaruhnya akan membawa bencana dalam kehidupan sosial dan politiknya. Salah satu yang akan menentukan nasib umat manusia adalah menggunakan komputer yang telah masu ke generasi muda secara masif, sagat mendalam dengan magnitudeintensitasnya yang tak pernah terbayangkan dalam sejarah peradaban manusia.
            Semenjak dari sekolah dasar dan nantinya akan terrjadi sepanjang umur produktifnya, siswa sudah mulai berkenalan dengan alat komunikasi seluler, komputer dengan berbagai kemudahan untuk berkomunikasi, mendapatkan informasi, dan bermain virtual gamessehingga manusia menjadi asyik, tapi berpontesi terjadi pendangkalan seperti sabuut yang diombang-ambingkan ombak ditengah samudera informasi. Ditambah dengan berbagai kemudahan yang diberikan oleh penyedia jaringan, teknologi ini akan sangat menetukan bentuk peradaban masa depan.
            Dengan program latihan kaligrafi, kita bisa mengimbangi hiruk pikuk kesibukan dunia maya, dan membawa anak – anak kita kembali membumi down to earth untuk menjalani kehidupan nyata dan memperbaiki langkah demi langkah dengan pengaruh tanggung jawab sehingga bisa memanfaatkan teknologi secara optimal, bukannya menjadi objek bagi pemasarannya.
KESEHATAN
            Hasil penelitian terakhir ilmu kedokteran menginformasikan bahkan sel kanker sudah ada dalam diri setiap orang dan akan menjadi masalah manakala daya tahan tubuh menurun. Peralatan eleoktonik dan laboratorium yang canggih hanya mampu mendeteksi bagian gunung es yang muncul dipermukaaan saja. Masih banyak ditambah lagi dengan masalah gen keturunan, mutu tanaman pangan, pola makan, cara masak, bumbu penyedap, peralatan masak, kemasan, obt-obatan kimia, semuanya menempatkan manusia sepanjang hidupnya harus mempertahankan dirinya supaya bisa survive. Yang bisa dilalukan hanya bagaimana memulai diri sendiri dan selanjutnya berdo’a supaya selalu dalam perlindungan Tuhan.
            Melalui program ini kita bisa membangun gaya hidup sehat semenjak masa dini sehingga menjadi kebiasaan sepanjang hidup!
BUDI PEKERTI
            Pembangunan masyarakat di negara dengan penduduk 235 juta seperti Indonesia atau 1,1 miliar di India dan 1,3 miliar di Tiongkok, dengan mengandalkan sepenuhnya pada penegakan hukum, akan mengalami kesulitan dengan penyediaan sumber daya manusia yang kompeten dan bersih seperti polisi, jaksa, penasihat hukum, hakim, panitera, dan penjara. Karena itu, landasan pembangunan masyarakat harus dimulai dari dalam diri manusia sendiri supaya tahu apa yang baik dan buruk bagi dirinya, masyarakat, dan alam sekitarnya. Baru kemudian di bangun sistem pengadilan untuk memberikan efek jera dan mendidik masyarakat.

KALIGRAFI dan ILMU PSIKOLOGI
Meski kemajuan ilmu pengetahuan telah memberikan manfaat berlimpah bagi manusia dalam mengatasi penderitaan fisik, tetap saja penderitaan dalam hal emosi dan psikologis tidak berkurang, malah terus bretambah. Berbeda dengan ilmu kedokteran yang dilengkapi dengan peralatan yang bisa mendeteksi kondisi fisik pasien denga tepat dan bisa menulis resep untuk obat, ilmu psikologi hanya boleh menggunakan koefisioner dan wawancara untuk menegakkan diagnosis dan terapi. Hasilnya akan sangat tergantung pada bagaimana kualitas interkasi antara psikolog dan klienya. Seperti hanya seorang tabib yang memeriksa kondisi pasien dengan cara memegang nadi dipergelangan tangan, maka yang diperlukan bukan tenaga otot, tapi perasaan. Kalau jarinya menekan terlalu kuat, detaknya tidak bisa dirasakan. Kalau sentuhannya terlalu mengambang, tidak kedengaran. Karena itu, ilmu psikologi memerlukan latihan dalam menggunakan perasaan dan mendengar.
            Latihan kaligrafi seperti yang diajarkan di Fakultas Psikologi Universitas Pancasila bisa sangat membantu seorang sikolog dalam hal ini. Kata – kata yang dipilih sebagai media berlatih, bersifat inspiratif, mempunyai nilai edukatif universal dalam memahami kehidupan sehingga bemanfaaat dalam mendidik dan memperkembangkan diri untuk menjadi manusia yang mau terus belajar dan menyempurnakan dirinya.
·         Manusia/Ren digambarkan dengan dua kaki, simbol kebebasan. Kebebasan itu harus dikontrol oleh suara hati.
·         Manusia yang telah berhasil membina hatinya disebut Besar / Ta.
·         Kalau terus mau belajar dan rendah hati bisa menjadi lebih besar lagi / Thay, digambar dengan menambah titik dibawah.
·         Kalau berhenti dan tidak mau membina diri, akan berubah menjadi Anjing/ Chien yang ditandai dengan titik dia atas.
·         Meski teru belajaar, tidak akan pernah bisa mengatasi Tuhan/Thian dan malahan bisa menjadi Hantu/Yauw bila berhenti belajar.
·         Supaya tidak merasa jatuh,manusia harus menjaga diri supaya selalu berda di Jalan Tengah.
·         Manusia yang terus membina diri akan menjadi pintar. Kata Pintar/Chung Ming digambar secara urut mulai dari Kuping ( untuk mendengar ), Mata ( melihat ), Mulut ( memasukkan ) ke dalam Hati, Siang ( matahari ), Malam ( bulan ).
·         Makan / Zhe digambar sebagai gabungan kata “ baik ’’ dan “manusia”, artinya makan harus baik untuk manusia. Bila ditambah dengan “bertangkar”, maka menjadi “nasi”. Artinya kalau tidak ada nasi, orang baikpun akan bertengkar.
·         “mulut” digabungkan dengan “padi” menghasilkan ‘harmoni”.
·         Kata bahaya / Wei digambar sebagai tempat dimana di atas ada petir dan dibawah ada ular berbisa. Peluang/Ie, digambae sesuatu yang besar tertutup tirai dan ada kunci. Gabunganya menjadi kata krisis/Wei-jie.
( jusuf sutanto )